Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah dan Tanah


Kumpulan Surat - Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah dan Tanah | Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah Tanah yang Baik | Contoh Surat Perjanjian Resmi Jual Beli Rumah Tanah. Informasi buat kamu semua yang sedang mencari-cari artikel tentang Cara Membuat Surat Perjanjian Jual Beli Rumah dan Tanah. Tanah dan Rumah merupakan suatu aset penting dan sangat mahal harganya. dijaman serba modern seperti ini, kita sulit sekali mendapatkan tanah dan rumah yang harganya murah. kalau pun ada yang harga miring tentu lingkungan kurang strategis, yang pasti harga menentukan tempat dan kualitas.


Contoh Lengkap Surat Perjanjian Jual Beli Rumah Tanah - jika anda ingin membeli suatu tanah pastinya ada perjanjian antara penjual dan pembeli kan? baik itu secara lisan maupun tulisan. sedikit pengalaman, waktu saya ingin membeli sebagian tanah yang dijual dari saudara sebelah rumah tidak menggunakan surat perjanjian. tentu disini menjadi suatu masalah, karena perjanjian tersebut hanya secara lisan sedangkan disertifikat tanah tersebut masih menjadi pemilik saudara saya. walaupun secara sadar diantara keduanya saling percaya namun, hal tersebut akan menjadi sengketa bila anak-anak sudah besar.. sedangkan yang bertransaksi adalah orang tuanya dahulu. pastinya akan menjadi masalah pada saat pembagian warisan.

Contoh Surat Surat Perjanjian Jual Beli Rumah Tanah Doc PDF - untuk mengurangi resiko tersebut tentunya harus ada surat yang berlandaskan hukum yang mengatur perjanjian diantara keduanya. karena membeli tanah/rumah itu berbeda dengan membeli barang, maka dari itu harus ada badan hukum yang mengatur saat terjadinya suatu permasalahan. jumlah uang yang dikeluarkan untuk membeli tanah/rumah tentunya tidak sedikit, bayangkan saja bila transaksi ini menjadi masalah pastinya akan ada pihak-pihak yang dirugikan.


Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah dan Tanah
Via : thedeselmsteam.com

Dalam melakukan suatu perjanjian kita perlu melampirkan data-data penting yang nantinya ditulis dalam suat perjanjian. misalnya saja :

- lengkap para pihak (penjual dan pembeli) dan kedudukan dalam transaksi;
- Deskripsi atau gambaran tanah yang meliputi:
* Letak tanah dalam bentuk alamat.
* Luas tanah dalam bentuk Meter Persegi.
* Batas tanah (empat mata arah angin).
* Status kepemilikan.
* Nomor surat tanah.
* Harga tanah sesuai kesepakatan.
- Pencantuman Jaminan dan identitas Saksi.
- Cara dan batas waktu Pembayaran.
- Kesepakatan penyelesaian masalah jika terjadi perselisihan.

Jika diperlukan, Anda bisa menambah lagi pasal-pasal lain sesuai kesepakatan kedua belah pihak seperti BBN (Bea Balik Nama).

SURAT PERJANJIAN
JUAL BELI TANAH

Perjanjian Jual Beli ini dibuat pada hari _____ , tanggal _____ oleh dan antara :
1.  Nama     :       
    Alamat    :       
    Pekerjaan     :       
    Alamat     :        
Dalam hal ini bertindak untuk dan nama diri sendiri, selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

2.   Nama     :       
    Alamat     :       
    Pekerjaan     :       
    Alamat     :       

Dalam hal ini bertindak untuk dan nama diri sendiri, selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.
Para Pihak terlebih dahulu menerangkan:

- Bahwa PIHAK PERTAMA merupakan pemilik yang sah dari sebidang tanah hak milik yang terletak di _____ , seluas _____ m2 (_____ meter persegi) yang diuraikan lebih lanjut dalam Gambar Situasi Nomor _____ tanggal _____).

- Bahwa PIHAK PERTAMA berkehendak menjual tanah tersebut kepada PIHAK KEDUA, dan PIHAK KEDUA dengan ini berkehendak membeli dari PIHAK PERTAMA.

Selanjutnya Para Pihak sepakat dan mengikatkan diri dalam Perjanjian Jual Beli Tanah dengan ketentuan dan syarat-syarat berikut ini:

Pasal 1
HARGA DAN CARA PEMBAYARAN

1. Harga jual beli tanah tersebut ditetapkan sebesar Rp _____ (_____ Rupiah).
2. Cara pembayaran harga penjualan dan pembelian tanah tersebut adalah sebagai berikut:
a. Sebesar Rp _____ (_____ Rupiah) telah dibayarkan sebelum Perjanjian ini ditandatangani dan karenanya telah diberikan tanda penerimaan yang sah berupa kuitansi.
b. Sisanya dibayarkan pada waktu penandatangan Perjanjian ini oleh Para Pihak, dan Perjanjian ini berlaku sebagai tanda penerimaannya yang sah.

Pasal 2
JAMINAN

PIHAK PERTAMA menjamin PIHAK KEDUA bahwa apa yang dijual/dipindahkan haknya dalam Perjanjian ini adalah benar haknya PIHAK PERTAMA, bebas dari sitaan, tidak dipertanggungkan dengan cara apa pun juga, belum dijual kepada orang lain. Dan, tentang hal itu baik sekarang maupun di kemudian hari, PIHAK KEDUA tidak akan mendapat tuntutan apa pun dari pihak lain yang menyatakan mempunyai hak terlebih dahulu atau turut mempunyai hak atas apa yang dipindahkan haknya ini. Dan, karenanya PIHAK KEDUA dibebaskan oleh PIHAK PERTAMA dari segala tuntutan apa pun juga dari pihak lain mengenai hal-hal tersebut.

Pasal 3
MASA BERLAKU PERJANJIAN

Perjanjian ini tidak akan berakhir karena salah satu pihak meninggal dunia, melainkan akan tetap bersifat turun-temurun dan harus dipatuhi oleh para ahli waris atau penerima hak masing-masing.

Pasal 4
PENYERAHAN TANAH

PIHAK PERTAMA akan menyerahkan Tanah tersebut kepada PIHAK KEDUA selambat-lambatnya _____ hari setelah PIHAK KEDUA melunasi seluruh pembayarannya.

Pasal 5
STATUS KEPEMILIKAN

Tanah tersebut beserta segala keuntungan maupun kerugiannya beralih dari PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA sejak ditandatanganinya Perjanjian ini, dan dengan demikian hak kepemilikan Tanah tersebut sepenuhnya menjadi hak milik PIHAK KEDUA.

Pasal 6
BALIK NAMA

PIHAK PERTAMA dengan ini memberi kuasa penuh kepada PIHAK KEDUA, yang tidak dapat dicabut kembali oleh PIHAK PERTAMA, untuk dan atas nama PIHAK PERTAMA menjalankan hak dengan nama apa pun juga yang ada pada dan/atau yang dapat dijalankan oleh PIHAK PERTAMA sebagai yang menguasai Tanah tersebut.

Pasal 7
BIAYA-BIAYA

1. Ongkos-ongkos dan biaya yang berhubungan dengan balik nama atas Tanah dari PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA ditanggung sepenuhnya oleh PIHAK KEDUA.
2. PIHAK PERTAMA bersedia membayar segala macam pajak, iuran, dan pungutan yang berhubungan dengan tanah sebelum Tanah tersebut diserahkan kepada PIHAK KEDUA.
3. Setelah peyerahan Tanah tersebut oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA, maka segala macam pajak, iuran, dan pungutan atas Tanah menjadi kewajiban dan tanggung jawab PIHAK KEDUA.

Pasal 8
PENYELESAIAN PERSELISIHAN

1. Kedua belah pihak telah sepakat untuk menyelesaikan perselisihan dengan cara musyawarah untuk mufakat.
2. Bilamana musyawarah tersebut ini tidak menghasilkan kata sepakat tentang cara penyelesaian perselisihan, maka kedua belah pihak sepakat untuk milih tempat tinggal yang umum dan tetap di Kantor Panitera Pengadilan Negeri _____ .

Demikian Perjanjian ini dibuat dengan itikad baik untuk dipatuhi dan dilaksanakan oleh kedua belah pihak, dibuat dalam rangkap 2 (dua) asli masing-masing sama bunyinya, bermeterai cukup dan mempunyai kekuatan hukum yang sama untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

PIHAK PERTAMA                 PIHAK KEDUA



_________________              _______________

Itulah informasi terbaru seputar Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah dan Tanah, semoga artikel diatas dapat bermanfaat buat kalian semuanya. jadikan contoh surat perjanjian jual beli tanah resmi tersebut sebagai inspirasi untuk membuat surat yang baik dan benar.


Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah dan Tanah Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Natasha Amelia